Diskusi project saya bersama peter berlanjut. Kami masih dengan konsep dasar yang sama yaitu terjadinya mental illness di kalangan mahasiswa yang diakibatkan OSPEK yang keras atau merupakan sebuah bentuk senioritas.
-Setelah memutuskan proyek yang mau digarap bersama, coba kalian identifikasi (seperti proses kreatif proyek individual):
Setelah diskusi yang saya lakukan bersama partner saya peter, untuk identifikasi secara general mengenai project kami, berikut merupakan gambaran lebih lanjutnya:
Pre event:
ONLINE
campaign dengan sosial media tiktok dan sosial media lain yang digemari mahasiswa yakni seperti LINE, Instagram, dan Twitter dengan gagasan/ide dasar yang bertajuk anti bullying. Nanti pemaparannya akan dilakukan secara general di awal, mengenai apa itu mental health, mental illness, apa itu bullying, dan korelasi keduanya. Dalam melakukan kampanye, kami akan bekerja sama dengan seluruh badan/organisasi kemahasiswaan mulai dari himpunan jurusan hingga BEM UI. Ini
OFFLINE
-Seminar anti bullying (offline).
seminar ini diadakan dengan target audience yakni para mahasiswa baru dengan tujuan untuk meningkatkan awareness dan keberanian. Maksudnya yaitu mereka akan dibekali dengan pengetahuan mana aksi yang sudah masuk dalam kategori bullying, mengingat masih banyaknya orang yang tidak sadar dan membiarkan, padahal sebenarnya dirinya sudah menjadi korban bully. Selain itu juga agar meningkatkan keberanian untuk speak-up jika menjadi korban dan tidak segan untukmenghubungi pihak yang berwenang di kampus.
Main event
OFFLINE
-Mental Health Test setiap semester.
Ditujukan untuk mengetahui kondisi setiap mahasiswa dengan tujuan baik yaitu untuk memfasilitasi mereka yang membutuhkan bantuan
–1. Apakah ada kompetitor/produk & jasa/kampanye sejenis?
Untuk project ini, sebenarnya terdapat kompetitor di UI sendiri. Diantaranya yang menjadi pesaing kami yaitu UI Sehat Mental.
2. Jelaskan mengapa audiens kalian perlu memakai produk/jasa atau mendengarkan kampanye kalian? Apa sih yang membuat proyek kalian spesial?
Project yang kami rancang ini terdiferensiasi dan memiliki ciri khas tersendiri, yakni membawa isu utama bullying, terutama yang bersangkutan dengan OSPEK di kampus dan senioritas yang mungkin terjadi. Hal ini kami rasa akan cukup bisa manarik perhatian target audiens bisa engange dengan project kami, yakni karena isu yang dibawa sangat dekat dengan kehidupan mahasiswa, terutama para mahasiswa baru yang rentan terkena imbas OSPEK berbau senioritas. Selain itu, jenis bullying lain juga kerap terjadi di aktivitas sehari-hari mahasiswa UI (cyber bullying, body shaming, relational bullying, toxic seniority, toxic masculinity, dan lain sebagainya).
3. Kendala/kelemahan proyek yang sedang kalian garap apa saja?
Kelemahan project kami yaitu cakupannya yang masih di tingkat internal yakni UI, belum mencover keseluruhan mahasiswa di suatu daerah besar.
Sekiannn dan terima kasih ❤